R_SMA-BI 1 Sumenep

RENCANA PENGEMBANGAN RSMABI NEGERI 1 SUMENEP

Rabu, 04 Agustus 2010 , Posted by SMAN 1 Sumenep at 23.51

RENCANAN PENGEMBANGAN SEKOLAH (RPS)
SCHOOL DEVELOPMENT AND INVESTMEN PLANT (SDIP)
RINTISAN SEKOLAH BERTARAF INTERNASIONAL
Nama Sekolah : SMAN 1 Sumenep
Alamat Sekolah : Jl. Payudan Timur No. 1 Sumenep
Kabupaten : Sumenep
Provinsi : Jawa Timur
A. VISI, MISI, DAN TUJUAN
Sebagai sekolah yang berupaya untuk meningkatkan mutu pendidikan nasional umumnya dan Madura khususnya, SMA Negeri 1 Sumenep secara berkesinambungan melaksanakan program-program pengembangan pendidikan yang inovatif demi terwujudnya mutu pembelajaran yang baik. Telah dimaklumi bahwa mutu pembelajaran tergantung pada sarana prasarana yang tersedia terutama yang berkaitan dengan teknologi informasi dan komunikasi, selain itu mutu pendidikan juga bergantung pada kemampuan guru dalam memanfaatkan teknologi tersebut sebagai sumber dan media pembelajaran. Pembelajaran yang berbasis teknologi informasi dan komunikasi serta bertaraf internasonal menjadi bagian penting untuk dikembangkan di SMA Negeri 1 Sumenep agar proses pembelajaran dapat menghasilkan lulusan yang tetap dapat bersaing untuk memasuki perguruan tinggi di dalam negeri maupun di luar negeri.
Sehubungan dengan upaya peningkatan mutu pendidikan dan sesuai dengan Undang-undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, pemerintah melalui SMA, untuk menjadi sekolah-sekolah yang bertaraf internasional. Sekolah-sekolah tersebut dikenal dengan sebutan Sekolah Bertaraf Internasional (SBI). Kami berpendapat bahwa SMA Negeri 1 Sumenep layak untuk dikembangkan menjadi RSBI mengingat, antara lain: (1) Visi dan Misi sekolah yang berorientasi pada keunggulan dan dituangkan melalui program-program yang bersifat inovatif baik jangka pendek maupun jangka panjang; (2) Guru dan Kepala Sekolah mempunyai potensi untuk dikembangkan sehingga mampu memperoleh lisensi internasional; (3) Adanya komitmen dari Komite Sekolah dan Pemerintah Daerah untuk berpartisipasi dalam proses peningkatan mutu pendidikan di SMA Negeri 1 Sumenep; (4) Semenjak tahun pelajaran 2008/2009 telah dirintis kelas yang menggunakan dua bahasa, yaitu bahasa Indonesia dan bahasa Inggris dalam pembelajaran MIPA (Matematika, Fisika, Biologi dan Kimia).
Pada era globalisasi dan era informasi sekarang, peningkatan mutu pendidikan menjadi agenda yang amat penting. Untuk memperoleh mutu pendidikan yang lebih baik, apalagi bertaraf internasional, diperlukan sumber daya manusia yang berkualitas. Sekolah sebagai salah satu ujung tombak dalam membentuk sumber daya manusia, selalu mendapat kiritkan seperti ”rendahnya mutu pendidikan”, atau ”rendahnya daya saing lulusan”, termasuk lulusan SMA. Untuk menjawab tantangan tersebut diperlukan usaha dan rencana yang terarah, dimulai dari penentuan Visi dan Misi Sekolah sampai pada implementasinya secara nyata.
1. Visi
Terbentuknya insan agamis yang unggul dalam prestasi akademik dan non akademik, serta memiliki wawasan luas.
2. Misi
a) Membentuk peserta didik yang memiliki ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa melalui kegiatan-kegiatan di sekolah (intrakurikuler dan ekstrakurikuler) dan kegiatan di luar sekolah
b) Mengembangkan sikap dan kepribadian yang santun, beretika dan memiliki estetika tinggi.
c) Mewujudkan kegiatan pembelajaran aktif, inovatif, kreatif, efektif dan menyenangkan.
d) Membentuk peserta didik yang memiliki pengetahuan dan kecakapan hidup yang tercermin pada sikap dan perilaku kehidupan sehari-hari.
e) Membentuk peserta didik yang memiliki pengetahuan memadai untuk terjun ke tengah masyarakat dan mengikuti jenjang pendidikan lebih lanjut.
3. Tujuan
a) Termbentuknya peserta didik yang memiliki ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan mampu mengamalkan setiap keyakinannya dalam kehidupan sehari-hari.
b) Terbembentuknya peserta didik yang berbudi pekerti luhur, mampu mmenghormati orangtua, guru dan sesama peserta didik serta lingkungannya.
c) Terbembentuknya peserta didik yang memiliki pengetahuan yang memadai untuk dapat melanjutkan ke pendidikan yang lebih tinggi, serta mampu meraih prestasi akademik optimal sesuai kemampuan, minat, dan bakatnya.
d) Terbentuknya peserta didik yang memiliki wawasan luas dalam segala bidang, melalui Teknologi Informasi dan Komunikasi serta bahasa asing yang dikuasainya.
e) Terbentuknya peserta didik yang dapat bermanfaat bagi masyarakat yang tinggal di lingkungannya dan kehadirannya tetap dibutuhkan dalam kehidupan masyarakat
B. IDENTITAS SEKOLAH
1. Nama Sekolah
Nama Sekolah : SMAN 1 Sumenep
NSS : 301052801001
Alamat : Jl. Payudan Timur 1 Sumenep
E-Mail : sumenepsmansa@yahoo.com
Website : www.smansasumenep.sch.id
No. Telpon : 0328 662368
Fax : 665987
Kode Pos : Sumenep 69411
2. Data Siswa
TAHUN JUMLAH SISWA TAMATAN PTN STPDN/
AKABRI
/STAN JML PROSEN
TASE
(%)
PMDK UMPTN
2003 / 2004 332 128 32 23 183 55,1
2004 / 2005 335 139 66 21 226 67,5
2005 / 2006 350 136 34 25 195 55,7
2006/ 2007 328 155 30 27 212 64,6
2007/2008 322 148 43 21 212 65,8
2008/2009 316 149 - - 149 47,2
3. Data SDM
a) Proses Belajar Mengajar
SMA Negeri 1 Sumenep telah melaksanakan Kurikulum 2006. Kurikulum 2006 ini akan dijadikan dasar dalam mengadaptasi Kurikulum Internasional. Untuk mencapai tujuan tersebut SMA Negeri 1 Sumenep akan mengadakan workshop dan pelatihan agar pemahaman guru tentang adaptasi kurikulum internasional dapat terlaksana dan sekaligus dapat meningkatkan mutu proses belajar mengajar. Pengadaptasian dan pemahaman serta pelaksanaan metodologi, media, bahan ajar dan sistem evaluasi dilakukan secara bertahap akan dimulai dari tahun pelajaran 2009/2010 pada kelas X sebagai rintisan. Pada tahun 2009 saat rintisan sekolah bertaraf internasional telah dimulai guru-guru dan perangkat sekolah akan dipersiapkan sesuai dengan pagu SNBI. Selain itu pada saat RSBI telah dilaksanakan, moving class juga akan dilaksanakan.
b) Guru
Saat ini ada 58 orang, 5 diantaranya S2 dan 2 hampir menyelesaikan S1. Dua orang akan dikuliahkan di UNESA untuk mengambil S2 Prodi Sains. Pada umumnya mereka telah mengajar lebih dari 5 tahun dan sesuai dengan bidang keahlian masing-masing. Namun demikian, masih ada yang perlu ditingkatkan melalui pelatihan-pelatihan terutama kemampuan bahasa Inggrisnya dan penggunaan media elektronik serta inovasi pelaksanaan PBM.
c) Kepala Sekolah
Pada saat ini Kepala SMA Negeri 1 Sumenep telah berpendidikan S2 bidang IPS, dan berlatar belakang S1 Bahasa Inggris. Kepala Sekolah telah dapat menguasai berbagai program komputer, internet dan ICT sehingga dapat berperan aktif dalam komunikasi antar Kepala Sekolah di dalam dan luar negeri melalui forum diskusi elektronik.
Pada tahun 2010 Kepala Sekolah diharapkan telah mengikuti pelatihan internasional dan memperoleh sertifikat baik dibidang keilmuan maupun keterampilan serta manajemen, sehingga kemamuan Kepala Sekolah mengelola SMA Negeri 1 Sumenep sebagai RSBI dapat terwujud dengan baik.
d) Pustakawan
Tenaga pustakawan yang ada saat ini berpendidikan SLTA jurusan IPS, dan telah berpengalaman mengelola perpustakaan lebih dari 10 tahun. Untuk meningkatkan kemampuan dari kinerja tenaga kepustakaan, dua orang pustakawan akan mengikuti pelatihan tenaga kepustakaan dan komputer. Pengiriman pustakawan untuk pelatihan tersebut di atas sedemikian rupa agar tidak melalaikan tugas.
e) Laboran
Tenaga laboran yang ada 1 orang yang berpendidikan minimal SLTA dan memiliki pengalaman bekerja sebagai laboran. Saat dimulainya kelas rintisan pada tahun 2009 diharapkan semua laboran telah memiliki toefl minimal 400 dan juga mampu mengelola laboratorium dengan program komputer. Untuk itu setiap laboran akan mengikuti pelatihan Bahasa Inggris, komputer dan pelatihan laboran secara bertahap dan terencana.
f) Teknisi Komputer
Pada tahun 2009 akan direkrut seseorang teknisi komputer yang berpendidikan D3 Teknik Informatika/Komputer dan telah memiliki pengalaman bekerja sabagai teknisi minimal 3 tahun.
Saat dimulainya rintisan bertaraf internasional pada tahun 2009 Teknisi Komputer diupayakan untuk memiliki toefl minimal 400 dan juga memiliki kompetensi untuk melaksanakan tugas dan fungsinya. Untuk itu teknisi komputer akan mengikuti pelatihan bahasa Inggris, komputer dan pelatihan teknisi komputer
g) Kepala Tata Usaha
Pada saat ini Kepala Tata Usaha (KTU) SMA Negeri 1 Sumenep masih berpendidikan SLTA.
Diupayakan pada tahun 2011 KTU SMA Negeri 1 Sumenep mempunyai telah berpendidikan S1 dan diharapkan memiliki toefl minimal 400 dan telah menguasai berbagai program komputer sehingga dapat melaksanakan tugas dan fungsinya sebagai tenaga keuangan dan akuntansi di RSBI. Untuk itu mulai 2010 tenaga keuangan dan administrasi yang ada diberi kesempatan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang S1 Akuntansi, memperdalam kemampuan Bahasa Inggris dan komputer serta diikutkan pelatihan tenaga keuangan dan akuntansi.
h) Tenaga Administrasi Keuangan
Pada saat ini tenaga administrasi keuangan dan akuntansi yang ada berpendidikan SMEA Jurusan IPS dengan pengalaman kerja 20 tahun dan juga belum pernah mengikuti tes toefl.
Diupayakan pada tahun 2010 tenaga keuangan dan akuntani SMA Negeri 1 Sumenep telah berpendidikan D3 Akuntansi, mempunyai skor toefl minimal 400 dan telah menguasai berbagai program komputer sehingga dapat melaksanakan tugas dan fungsinya sebagai tenaga keuangan dan akuntansi di SNBI. Untuk itu mulai tahun 2009 tenaga keuangan dan administrasi yang ada diberikan kesempatan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang D3 Akuntansi, memperdalam kemampuan Bahasa Inggris dan komputer serta diikutkan pelatihan tenaga keuangan dan akuntansi.
i) Tenaga Administrasi Kepegawaian
Pada saat ini tenaga administrasi kepegawaian yang berpendidikan SMA jurusan IPS dengan pengalaman bekerja lebih dari 6 tahun, tetapi belum pernah mengikuti tes toefl.
Diharapkan pada tahun 2010, Tenaga administrasi kepegawaian mempunyai skor toefl minimal 400 dan lebih meningkatkan penguasaan brbagai program komputer sehingga dapat melaksanakan tugas dan fungsinya sebagai tenaga administrasi kepegawaian SNBI. Untuk itu mulai tahun 2009 tenaga administrasi kepegawaian yang ada diikutkan pelatihan Bahasa Inggris, komputer dan pelatihan tenaga administrasi kepegawaian.
j) Tenaga Administrasi Akademik
Pada saat ini tenaga administrasi akademik yang ada berpendidikan SMA Jurusan IPS dengan pengalaman bekerja lebih dari 7 tahun, tetapi belum pernah mempunyai tes toefl. Diharapkan pada tahun 2009, tenaga administrasi akademik mempunyai skor toefl minimal 400 dan dapat lebih meningkatkan penguasaan berbagai program komputer sehingga dapat melaksanakan tugas dan fungsinya sebagai tenaga administrasi RSBI. Untuk itu mulai tahun 2009 tenaga administrasi kepegawaian yang ada diikutkan pelatihan bahasa Inggris, komputer dan pelatihan tenaga administrasi.
k) Tenaga Administrasi Kesekretariatan
Pada saat ini tenaga administrasi kesekretariatan yang ada berpendidikan S1 dengan pengalaman bekerja 8 tahun, tetapi belum pernah mengikuti tes toefl. Diharapkan pada tahun 2010, tenaga administrasi kesekretariatan mempunyai skor toefl minimal 400 dan dapat lebih meningkatkan penguasaan berbagai program komputer sehingga dapat melaksanakan tugas dan fungsinya sebagai tenaga administrasi kesekretariatan SNBI. Untuk itu mulai tahun 2009 tenaga administrasi kesekretariatan yang ada diikutkan pelatihan bahasa Inggris, komputer dan pelatihan tenaga kesekretariatan.
l) Organisasi, Manajemen dan Administrasi
Dibidang perencanaan, saat ini SMA Negeri 1 Sumenep telah memiliki visi, misi, tujuan, sasaran, trategi dan program kerja yang kemudian dituangkan dalam bentuk rumusan rencana jangka panjang, menengah dan tahunan. Pada tahun berikutnya rumusan perencanaan ini perlu dimantapkan dan ditingkatkan lagi dengan melibatkan semua pihak yang terkait sehingga dimiliki sebuah sistem yang layak dipakai di kelas internasional RSBI berstandar internasional. Sistem organisasi, manajemen dan administrasi yang ada sekarang baik rumusan kebijakan, struktur organisasi, unit keuangan, sampai kepada rumusan sistem administrasi perlu ditingkatkan dan disesuaikan dengan sistem yang digunakan di sekolah internasional.
Sistem keuangan dan akuntansi yang ada di SMA Negeri 1 Sumenep sudah berjalan dengan baik, namun perlu ditingkatkan dan dimantapkan sehingga sesuai dengan sistem keuangan dan akuntansi yang digunakan di RSBI. Untuk memperoleh hal tersebut, pelatihan dan dorongan untuk terus belajar akan dilakukan.
Pengembangan mutu dan karir guru dan tenaga kependidikan belum memiliki sistem dan rencana yang terinci. Masing-masing guru diberikan peluang untuk mengembangkan diri sesuai dengan keinginannya. Untuk mencapai tatanan sesuai ideal RSBI, perlu diadakan lokakarya dalam rangka merumuskan sistem, juklak dan juknis pengembangan mutu dan karir guru dan juga tenaga kependidikan.
Dalam bidang teknologi informasi dan konuminasi dapat dinyatakan bahwa semua data sekolah mulai dari profil sekolah, kesiswaan, kepegawaian, sarana prasarana dan perpustakaan sudah terkomputerisasi tetapi belum dalam bentuk database. Begitu juga dengan komputer yang ada belum terhubung secara keseluruhan dalam suatu sistem jaringan internet/extranet. Untuk menuju RSBI diperlukan pembenahan baik sarana komputer maupun jaringannya secara menyeluruh.
m) Data sarana Prasarana
1) Ruang Kelas
Ruang kelas yang ada sekarang di SMA Negeri 1 Sumenep sebagian besar berukuran 56 m2 dan rasio siswa di kelas rintisan adalah 1 : 40. Pada tahun 2009 saat rintisan sekolah bertaraf Internasional dimulai setiap kelas akan dilengkapi dengan fasilitas 1 set komputer, 1 set printer, 1 set laptop, 1 set speaker, 1 buah LCD, dan 1 screen projector. Perbaikan, pembangunan atau pengadaan sarana prasarana kelas-kelas RSBI akan mulai dilaksanakan sejak tahun 2009 sehingga tahun 2012 sarana dan prasana kelas RSBI telah memenuhi ketentuan yang diharapkan.
2) Perpustakaan
Perpustakaan yang ada saat ini dapat menampung lebih dari 10% siswa. Gedung/ruang perpustakaan kurang kondusif untuk membaca dan untuk belajar mandiri. Perbandingan jumlah buku teks dan buku referensi dengan siswa masing-masing adalah 1 : ½ dan 1 : 1, sementara perbandingan buku teks dan buku referensi dengan guru masing-masing adalah 1:1.
Karena kondisi sekarang perpustakaan belum cukup kondusif, untuk menuju rintisan standar internasional sangat diperlukan pembenahan dan peningkatan sistem katalog, fasilitas komputer beserta jaringannya, memperbaharui buku-buku dan pengadaan buku-buku serta bahan bacaan lain bertaraf internasional.
3) Laboratorium Fisika, Kimia dan Biologi
Saat ini laboratorium fisika, kimia dan biologi memiliki alat dan bahan yang memadai, tetapi belum dilengkapi dengan sarana penunjang seperti komputer sehingga pengadministrasian alat, bahan dan penggunaan laboratorium masih secara manual. Untuk pelaksanaan RSBI perlu dilakukan pembanahan-pembenahan antara lain: (1) memperbaharui instalasi listrik di laboratorium fisika dan kimia, (2) memperbaiki saluran air untuk ketiga labor, (3) pengadaan komputer dan LCD untuk setiap labor, dan (4) menambah jumlah alat dan bahan sehingga memenuhi standar jumlah alat dan bahan.
4) Lab Komputer
Saat ini di SMA Negeri 1 Sumenep memiliki laboratorimum komputer, yang dilengkapi dengan 25 unit komputer dengan kondisi masih baik. Mengingat jumlah rombongan belajar yang sekarang (24 rombel) dan tahun 2009 saat dimulainya rintisan sekolah bertaraf internasional, maka perlu penambahan satu laboratotium komputer yang lengkap dengan jaringan internet dan extranet serta perlengkapan lainnya.
5) Lab Multimedia Pembelajaran
Saat ini di SMA Negeri 1 Sumenep telah memiliki laboratorium Multimedia Pembelajaran, yang dilengkapi dengan 16 unit komputer dan seperangkat audiovisual pembelajaran Bahasa, matematika, IPA, dan IPS dengan kondisi masih baik. Mengingat jumlah rombongan belajar yang sekarang (36 rombel) maka perlu penambahan minimal 4 komputer yang lengkap dengan jaringan internet dan extranet serta perlengkapan lainnya.
6) Sarana dan Prasrana untuk Kesehatan dan Keamanan
Kondisi saat ini dapat dinyatakan bahwa telah terjaminnya udara bersih dan bebas polusi, adanya alat untuk keamanan kebakaran, keamanan gedung, air bersih, dan toilet yang terpisah antara laki-laki dan perempuan. Ke depan perlu pemantapan dan peningkatan sarana dan prasarana untuk kesehatan dan keamanan seluruh warga sekolah. Kemudian perlu peningkatan lingkungan yang asri dan rindang.
7) Fasilitas Lain
Saat ini fasilitas pendukung yang ada seperti kantin untuk siswa, ruang serba guna dan fasilitas olahraga, tetapi belum didukung dengan sistem komunikasi terpadu. Ke depan perlu dilengkapi fasilitas pendukung dengan sistem komunikasi terpadu sehingga pengelolaannya lebih efesien dan efektif
C. TANTANGAN NTATA SEKOLAH
a) TANTANGAN KUALITAS AKADEMIK.
1) Peringkat I rata – rata nilai UN jurusan IPA Kabupaten Sumenep dengan nilai rata-rata 8,21, diharapkan pringkat I nilai rata – rata UN 8,30, tantangan 0,09
2) Peringkat I rata – rata nilai UN jurusan IPS Kab Sumenep dengan nilai rata-rata 8,15, diharapkan pringkat I nilai rata – rata UN 8,20, tantangan 0,05
3) Tantangan meraih minimal juara 3 untuk 3 mata pelajaran OSN tingkat Jawa Timur.
4) Tantangan Juara Umum Olimpiade Tingkat Kabupaten Sumenep hingga 90 %.
5) Tantangan meluluskan siswa kelas XII 100 %
6) Tantangan Medali Perunggu pada Olimpiade Nasional untuk minimal 1 mata pelajaran tahun 2010.
b) TANTANGAN LULUSAN
1) Tantangan jumlah siswa yang lulus di PTN 58 % saat ini baru 57 % tantang 1%.
2) Tantangan Klasifikasi pendidikan S 2 untuk Guru saat ini 4 dari 56 orang diharapkan 16 orang tantangan 12
c) TANTANGAN INTERNAL
Pembiayaan untuk usaha peningkatan hasil nilai UN berupa tambahan belajar dan bimbingan belajar Rp. 67.000.000,- dengan hasil 8,21 diharapkan pembiayaan meningkat 25 % Rp. 48.000.000,- = Rp. 60. 000.000,- dengan target nilai 8,30 dengan tantangan 0,09
D. SASARAN/TUJUAN
1. Meningkatkan rata – rata UN dari 7,75 menjadi 8.
2. Meningkatkan lulusan yang diterima di perguruan tinggi dari 54,86 % menjadi 56 %.
3. meningkatkan Iman dan Taqwa peserta Didik.
4. Mengembangkan Kelas Unggulan sehingga SMAN 1 Sumenep menjadi sekolah yang berwawasan Keunggulan.
E. IDENTIFIKASI FUNGSI-FUNGSI PENDIDIKAN
Sasaran 1 : Pengembangan Kurikulum.
No. FUNGSI FAKTOR INTERNAL FAKTOR EKTERNAL
1.
2.
3. Fungsi PBM: Pengembangan Kurikulum
Fungsi Pendukung Ketenagaan
Fungsi Pendukung Sarana a. Motivasi guru
b. Perilaku guru
c. Etos kerja guru
a. Nara sumber
b. Kualitas nara sumber
a. Kuruikulum 2006
b. Buku Kurikulum 2006 a. Kesiapan guru
b. Dukungan guru
c. Lingkungan Sekolah
a. Pengalaman nara sumber
b. Kesiapan nara sumber
a. Dukungan komite
b. Kerjasama antar guru
Sasaran 2 : Proses Pembelajaran.
No. FUNGSI FAKTOR INTERNAL FAKTOR EKTERNAL
1.
2.
3. Fungsi PBM: Proses Pembelajaran
Fungsi Pendukung Ketenagaan
Fungsi Pendukung Sarana a. Motivasi guru
b. Perilaku guru
c. Etos kerja guru
a. Nara sumber
b. Kualitas nara sumber
a. Kurikulum 2006
b. Format silabus, RPP a. Kesiapan guru
b. Dukungan guru
c. Lingkungan Sekolah
a. Pengalaman nara sumber
b. Kesiapan nara sumber
a. Dukungan komite
b. Kerjasama antar guru
Sasaran 3 : Penilaian
No. FUNGSI FAKTOR INTERNAL FAKTOR EKTERNAL
1.
2.
3. Fungsi PBM: Penilaian
Fungsi Pendukung Ketenagaan
Fungsi Pendukung Sarana a. Motivasi guru
b. Perilaku guru
c. Etos kerja guru
a. Nara sumber
b. Kualitas nara sumber
a. Kurikulum 2006
b. Format silabus a. Kesiapan guru
b. Dukungan guru
c. Lingkungan Sekolah
a. Pengalaman nara sumber
b. Kesiapan nara sumber
a. Dukungan komite
b. Kerjasama antar guru
Sasaran 4: Pendidik.
No. FUNGSI FAKTOR INTERNAL FAKTOR EKTERNAL
1.
2.
3. Fungsi PBM: Pendidik
Fungsi Pendukung Ketenagaan
Fungsi Pendukung Sarana a. Motivasi guru
b. Perilaku guru
c. Etos kerja guru
a. Nara sumber
b. Kualitas nara sumber
a. Kurikulum 2006
b. Media pembelajaran a. Kesiapan guru
b. Dukungan guru
c. Lingkungan Sekolah
a. Pengalaman nara sumber
b. Kesiapan nara sumber
a. Dukungan komite
b. Kerjasama antar guru
Sasaran 5: Tenaga Kependidikan
No. FUNGSI FAKTOR INTERNAL FAKTOR EKTERNAL
1.
2.
3. Fungsi PBM: Tenaga Kependidikan
Fungsi Pendukung Ketenagaan
Fungsi Pendukung Sarana a. Motivasi guru
b. Perilaku guru
c. Etos kerja guru
a. Nara sumber
b. Kualitas nara sumber
a. Buku wajib dan penunjang
b. Komputer/ruang multimedia a. Kesiapan guru
b. Dukungan guru
c. Lingkungan Sekolah
a. Pengalaman nara sumber
b. Kesiapan nara sumber
a. Dukungan komite
b. Dukungan masyarakat
Sasaran 6 : Sarana prasarana
No. FUNGSI FAKTOR INTERNAL FAKTOR EKTERNAL
1.
2.
3. Fungsi PBM: Sarana Prasarana
Fungsi Pendukung Ketenagaan
Fungsi Pendukung Sarana a. Motivasi guru
b. Perilaku guru
c. Etos kerja guru
a. Nara sumber
b. Kualitas nara sumber
a. Kurikulum 2006
b. Media pembelajaran a. Kesiapan siswa
b. Dukungan siswa
c. Kesempatan siswa
a. Pengal. pembina/pelatih
b. Kesiapan pembina/pelatih
a. Dukungan wali
b. Dukungan masyarakat
c. Kerjasama antar siswa
Sasaran 7: Pengelolaan Sekolah.
No. FUNGSI FAKTOR INTERNAL FAKTOR EKTERNAL
1.
2.
3. Fungsi peningkatan dan pengembangan wawasan warga sekolah
Fungsi Pendukung Ketenagaan
Fungsi Pendukung Sarana a. Motivasi warga sekolah b. Perilaku warga sekolah
c. Budaya warga sekolah
a. Nara sumber
b. Kualitas nara sumber
a. Lingkungan sekolah
b. Bangunan fisik sekolah. a. Kesiapan warga sekolah
b. Dukungan warga sekolah
c. Lingkungan Sekolah
a. Pengalaman nara sumber
b. Kesiapan nara sumber
a. Dukungan komite
b. Dukungan masyarakat
c. Kesiapan sekolah
Sasaran 8: Pembiayaan.
No. FUNGSI FAKTOR INTERNAL FAKTOR EKTERNAL
1.
2.
3. Fungsi PBM: Pembiayaan
Fungsi Pendukung Ketenagaan
Fungsi Pendukung Sarana a. Motivasi guru
b. Perilaku guru
c. Etos kerja guru
a. Nara sumber
b. Kualitas nara sumber
a. Kurikulum 2006
a. Kesiapan guru
b. Dukungan guru
c. Lingkungan Sekolah
a. Pengalaman nara sumber
b. Kesiapan nara sumber
a. Dukungan komite
b. Dukungan masyarakat
c. Kesiapan sekolah
Sasaran 9: Pembinaan Kesiswaan.
No. FUNGSI FAKTOR INTERNAL FAKTOR EKTERNAL
1.
2.
3. Fungsi PBM: Pembinanan Kesiswaan.
Fungsi Pendukung Ketenagaan
Fungsi Pendukung Sarana a. Motivasi tenaga
administrasi
b. Perilaku tenaga
administrsi
c. Etos kerja teanaga
administrasi
a. Nara sumber
b. Kualitas nara sumber
a. Sarana komputer
b. Ruangan Kegiatan. a. Kesiapan tenaga adminis.
b. Dukungan tenaga admins.
c. Lingkungan Sekolah
a. Pengalaman nara sumber
b. Kesiapan nara sumber
a. Dukungan komite
b. Dukungan masyarakat
c. Kesiapan sekolah
Sasaran 10: Pengembangan Kultur Sekolah.
No. FUNGSI FAKTOR INTERNAL FAKTOR EKTERNAL
1.
2.
3. Fungsi PBM: Pengembangan Kultur Sekolah
Fungsi Pendukung Ketenagaan
Fungsi Pendukung Sarana a. Motivasi guru
b. Perilaku guru
c. Etos kerja guru
a. Nara sumber
b. Kualitas nara sumber
a. Kurikulum 2006
b. Kultur Sekolah a. . Kesiapan siswa
b. Dukungan siswa
c. Kesempatan siswa
a. Pengal. Warga sekolah
b. Kesiapan warga sekolah
a. Dukungan wali
b. Dukungan masyarakat
c. Kerjasama antar siswa
Sasaran 11: Sosialisasi Program Rintisan SMA BI.
No. FUNGSI FAKTOR INTERNAL FAKTOR EKTERNAL
1.
2.
3. Fungsi PBM: Sosialisasi Rintisan SMA BI
Fungsi Pendukung Ketenagaan
Fungsi Pendukung Sarana a. Motivasi guru
b. Perilaku guru
c. Etos kerja guru
a. Nara sumber
b. Kualitas nara sumber
a. Kurikulum 2006
b. Kultur Sekolah a. Kesiapan siswa
b. Dukungan siswa
c. Kesempatan siswa
a. Pengal. Warga sekolah
b. Kesiapan warga sekolah
a. Dukungan wali
b. Dukungan masyarakat
F. SUMBER DANA
Sumber dana yang diperlukan untuk pelaksanaan program Rintisan SMA BI berasal dari:
1. Rutin
2. Komite Sekolah
3. APBD Kabupaten
4. APBD Provinsi
5. APBN
6. Sumber dana lain
G. RENCANA DAN PROGRAM PENGEMBANGAN RINTISAN SMA BI
NO PENERIMAAN JML (Rp) NO PENGELUARAN JML (Rp)
1 Dana Rutin (RASK) 1,983,436,150 1 1.1 Gaji dan Tunjangan 1,886,348,400
1.2 Belanja Perangko 1,200,000
1.3 Telepon, Listrik dan Air 24,994,000
1.4 Belanja peralatan kebersihan 4,998,000
1.5 ATK 24,999,900
1.6 Belanja cetak dan penggandaan 6,682,600
1.7 Belanja komponen instalasi listrik 6,510,000
1.8 Belanja bahan bacaan 5,329,000
1.9 Belanja makan dan minum
1.9.1 Pegawai 3,900,000
1.9.2 Rapat 5,636,950
1.9.3 Tamu 1,237,500
1.10 Belanja perjalanan dinas luar daerah 7,999,800
1.11 Belanja perjalanan dinas dalam daerah 3,600,000
Sub Jumlah 1 1,983,436,150 Sub Jumlah 1 1,983,436,150
2 Dana Bantuan Operasional Manajemen Mutu (BOMM) 49,320,000 2 2.1 Peningkatan kompetensi guru dalam rangka pelaksanaan kurikulum 2006 5,080,000
2.2 Penyusunan silabus berdasarkan kurikulum 2006 5,800,000
2.3 Penyusunan perangkat penilaian berbasis kompetensi (PBK) 5,015,000
2.4 Pengembangan model pembelajaran yang inovatif dan menyenangkan 6,965,000
2.5 Pembinaan karya tulis siswa 9,590,000
2.6 Pengembangan kreatifitas siswa 3,165,000
2.7 Peningkatan dan pengembangan wawasan bagi warga sekolah dalam rangka pengembangan kultur sekolah 3,795,000
2.8 Peningkatan pendayagunaan laboratorium MIPA, Bahasa dan Komputer 2,695,000
2.9 Peningkatan sistim administrasi sekolah dengan komputer 3,800,000
2.10 Peningkatan kemampuan tenaga laboran dan pustakawan 1,950,000
2.11 Pelaporan 1,465,000
Sub Jumlah 2 49,320,000 Sub Jumlah 2 49,320,000
3 Program Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) 500,000,000 3 3.1 Perangkat TIK Kelas
3.1.1 Pengadaan LCD-Projector 60,000,000
3.1.2 Pengadaan Notebook Core2Duo 42,500,000
3.2 Pengadaan bahan Lab. IPA 13,500,000
3.3 Lab. Multimedia
3.3.1 Pengadaan Kamera Digital 3,550,000
3.4 Pengadaan Server PAS 13,500,000
3.5 Pembuatan Software Perpustakaan Digital 1,950,000
3.6 Lab. Komputer
3.6.1 Peremajaan Komputer 15,000,000
3.7 Pelatihan Manajemen & Pembelajaran berbasis TIK 7,025,000
3.8 Peningkatan kompetensi guru 15,000,000
3.9 Peningkatan kemampuan berbahasa Inggris untuk guru 16,000,000
3.10 Adopsi/Adaptasi SI/SKL, Proses Pembelajaran dan Penilaian untuk semua mata pelajaran 30,000,000
3.11 Penyusunan silabus dalam bahasa inggris & indonesia 5,000,000
3.12 Penyusunan RPP dalam bahasa inggris & indonesia 10,000,000
3.13 Pengadaan Software pembelajaran / CD Interaktif dalam bahasa inggris 1,500,000
3.14 Penyusunan instrumen evaluasi soal-soal utama dalam bahasa inggris 12,000,000
3.15 Penyusunan instrumen evaluasi soal-soal remidial dalam bahasa inggris 6,000,000
3.16 Penyusunan instrumen evaluasi soal-soal pengayaan dalam bahasa inggris 6,000,000
3.17 Penilaian hasil belajar siswa dalam bahasa indonesia & bahasa inggris 10,400,000
3.18 Penilaian kinerja Kasek dalam bahasa indonesia & bahasa inggris 200,000
3.19 Penilaian kinerja Guru dalam bahasa indonesia & bahasa inggris 2,600,000
3.20 Penilaian kinerja Staf Tenaga Kependidikan dalam bahasa indonesia & bahasa inggris 500,000
3.21 Penyusunan bahan ajar LKS/Student Worksheet dalam bahasa inggris 2,775,000
3.22 Penyediaan buku teks guru dalam bahasa inggris 25,000,000
3.23 Workshop koordinator fasilitator (pendamping program RSBI) 2,287,500
3.24 Pelatihan Entri data PAS
3.24.1 ATK 150,000
3.24.2 Penggandaan dokumen 40,000
3.24.3 Penggandaan panduan PAS 40,000
3.24.4 Honor pengarah 500,000
3.24.5 Honor peserta 1,250,000
3.24.6 Konsumsi 1,000,000
3.24.7 Honor panitia 1,400,000
3.25 Sosialisasi program RSBI
3.25.1 Konsumsi peserta dan panitia 13,500,000
3.25.2 Penggandaan panduan RSBI 3,000,000
3.25.3 penggandaan program kerja tahunan RSBI 750,000
3.25.4 Pembuatan spanduk 750,000
3.25.5 Transportasi panitia 7,500,000
3.25.6 Honor narasumber 1,200,000
3.25.7 Penyiaran radio spot 1,050,000
3.25.8 Transport konsultasi tim RSBI dengan DPRD 600,000
3.25.9 Transport konsultasi tim RSBI dengan ITS/LPMP 2,000,000
3.25.10 Transport konsultasi tim RSBI dengan DPS 300,000
3.25.11 Transport konsultasi tim RSBI dengan Dinas Pendidikan Kab. Sumenep 300,000
3.25.12 Transport konsultasi tim RSBI dengan Dinas Pendidikan Propinsi 1,500,000
3.26 Penyiapan Sister School 757,500
3.27 Transport dan honor koordinator fasilitator (pendamping program RSBI) 32,000,000
3.28 Penyusunan Pelaporan 3,125,000
3.29 Beasiswa biaya bulanan bagi siswa tidak mampu 36,000,000
3.30 Beasiswa sarana bagi siswa tidak mampu 21,750,000
3.31 Kegiatan Olimpiade Sains Nasional/Internasional 30,720,000
3.32 Kegiatan matrikulasi mata pelajaran 3,840,000
3.33 Pembinaan komunikasi dalam bahasa inggris 15,360,000
3.34 Pembinaan baca tulis Al-Qur’an 5,120,000
3.35 Pembinaan Teknologi Informasi dan Komunikasi 3,072,000
3.36 Pembinaan kreatifitas, ketrampilan dan kewirausahaan 3,072,000
3.37 Pembinaan kultur sekolah yang kondusif 6,066,000
Sub Jumlah 3 500,000,000 Sub Jumlah 3 500,000,000
4 Dana B2P, BKM dan Rutin Komite 664,916,000 4 4.1 Pengelol . keg. proses pembel. 305,316,000
4.2 Kegiatan OSIS 24,000,000
4.3 Peningkatan SDM (pengiriman guru untuk penataran, pelatihan, workshop, dll) 24,000,000
4.4 Lomba mata pelajaran dan olah raga (pengiriman utk mengikuti lomba) 19,500,000
4.5 Ulangan tengah semester (2x) 15,000,000
4.6 Ulangan semester (2x) 30,000,000
4.7 Ujian Nasional 2010 26,000,000
4.8 Pengadaan bahan referensi umum guru 12,000,000
4.9 Tunjangan hari raya 25,000,000
4.10 Dana sosial guru dan TU 6,000,000
4.11 Dana asuransi guru dan TU 5,000,000
4.12 PSB/PPDB 18,000,000
4.13 Pengadaan buku perpustakaan 18,000,000
4.14 Pengelolaan laboratorium, ruang media, perpustakaan dan ruang ekstrakurikuler 10,000,000
4.15 Kegiatan kehumasan 6,000,000
4.16 Dana raker awal/akhir tahun pelajaran 7,500,000
4.17 Pengelolaan kelas unggulan 57,600,000
4.18 Dana evaluasi pendidikan 27,000,000
4.19 Kegiatan study komparatif 24,000,000
4.20 Persiapan sekolah Rintisan Bertaraf Internasional 5,000,000
Sub Jumlah 4 664,916,000 Sub Jumlah 4 664,916,000
5 Dana Partisipasi Masyarakat (dari wali murid/orang tua siswa kelas X) 254,300,000 5 5.1 Pemasangan teralis ruang kelas X (8 ruang) 18, 200,000
5.2 Pemasangan keramik kelas X (bagian selatan) 32,400,000
5.3 Pengadaan komputer untuk kelas X (8 kelas) 40,000,000
5.4 Pengadaan LCD-Projector untuk ruang lab kimia, lab biologi, lab fisika, dan lab komputer 30,000,000
5.5 Pengadaan komputer untuk ruang lab. Fisika, lab. Kimia, lab. Biologi, dan lab. IPS 20,000,000
5.6 Pengadaan komputer untuk ruang perpustakaan (3 buah) 15,000,000
5.7 Pengadaan kipas angin untuk kelas x (8 kelas) 3,600,000
5.8 Pengadaan kipas angin aula (ruang pertemuan) 3,600,000
5.9 Perbaikan taman kelas X 20,000,000
5.10 Pengenbangan kebun sekolah belakang perpustakaan dan area utara kantin sekolah 15,000,000
5.11 Pengadaan tong sampah semi permanen (bhn seng) 5,400,000
5.12 Pembangunan pagar tengah sekolah 35,000,000
5.13 Rehab kelas (ringan) 15,000,000
5.14 Rehan tempat parkir selatan 15,000,000
Sub Jumlah 5 254,300,000 Sub Jumlah 5 254,300,000
6 Dana Sharing dari Pemkab Sumenep 168,631,500 6 6.1 Pengadaan teks buku siswa dalam bahasa inggris utk mata pelajaran matematika, fisika, kimia, biologi, dan bhs inggris 144,000,000
6.2 Transport dan honorarium fasilitator (pendamping program RSBI) 11,437,500
6.3 Pelatihan bahasa inggris (tofl) untuk laboran fisika, kimia, biologi 2,628,000
6.4 Pengadaan perlengkapan laboratorium bahasa 4,500,000
6.5 Pengadaan alat keindahan (aksisoris) kelas, ruang perpus, ruang tu, ruang guru, dan musholla 6,066,000
Sub Jumlah 6 168,631,500 Sub Jumlah 6 168,631,500
Total Penerimaan 3,620,603,650 Total Pengeluaran 3,620,603,650
H. FORMAT
1. Evaluasi Diri (lampiran 1)
2. Rencana Kerja Jangka Menengah (lampiran 2)
3. Rencana Kerja Tahunan (lampiran 3)
4. Action Plan 1 tahun berjalan (lampiran 4)
LAMPIRAN-LAMPIRAM
1. LISM Tahun 2008
2. Foto copy Rekening atas nama sekolah
3. Surat Dukungan dari Komite Sekolah, Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Dinas Pendidikan Provinsi
4. Foto copy akriditasi sekolah.

Currently have 0 komentar:

Leave a Reply

Posting Komentar